Perbedaan Fisik Ibu Saat Hamil Anak Laki-Laki dan Perempuan

Perbedaan Fisik Ibu Saat Hamil Anak Laki-Laki dan Perempuan!Pernahkah Anda berkaca saat hamil dan kaget karena banyak tumbuh jerawat di pipi? Saat hamil, hormon memang melonjak, sehingga Anda bisa berjerawat atau terkena flek hitam. Di leher, Anda juga melihat daki yang tebal dan menurunkan kepercayaan diri. Ini beberapa perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan dilihat dari fisik ibu hamil.


perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan

Hamil Anak Perempuan

Saat diduga hamil anak perempuan, semua orang menunjuk perut Anda yang menyembul dan berbentuk melebar. Apakah itu mitos bahwa bayinya perempuan? Sebenarnya, jika ingin mengetahui jenis kelamin bayi, tentu harus USG terlebih dahulu. Belum tentu bayinya perempuan, karena bentuk perut tergantung dari postur tubuh Anda dan massa lemak tubuh.

Anda juga bisa dituduh hamil anak perempuan saat punya wajah yang bersih dan bercahaya. Umumnya, saat hamil anak laki-laki, wajah Anda bisa berjerawat batu, karena lonjakan hormon di dalam tubuh. Sebenarnya masalah kebersihan wajah tidak terkait dengan jenis kelamin janin, karena Anda bisa cantik saat wajah dirawat dengan skincare yang cocok dan amanl.

Saat hamil anak perempuan, Anda bisa punya postur lebih gemuk karena mengidam makanan manis, seperti es krim atau es teler. Boleh-boleh saja ngidam, tapi batasi seperlunya. Jangan sampai kelewatan karena Anda bisa terkena diabetes saat hamil. Lebih baik Anda makan buah segar, lebih sehat dan Anda tidak takut kegemukan dan gula darah tinggi.

Hamil Anak Laki-Laki

Apa perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan jika dilihat dari segi fisik? Ada ibu hamil yang merasa lebih jorok saat hamil anak laki-laki, karena malas mandi dan daki di leher dan lipatan kulit lebih tebal dan hitam. Apakah semua ibu yang hamil anak laki-laki seperti itu? Sebenarnya tidak juga, ada ibu hamil yang suka berdandan padahal janinnya laki-laki.

Bisa jadi ibu hamil yang malas mandi karena jika gosok gigi, ia akan mual parah, atau tubuhnya terlalu lemah sehinga untuk melangkah ke kamar mandi sudah ngos-ngosan. Jangan memaksakan diri saat hamil, banyaklah beristirahat. Jika tubuh Anda sudah sehat, biasanya di trimester kedua, ikutilah senam hamil, agar fisik jadi lebih kuat menjelang persalinan.

Bentuk perut ibu hamil yang cenderung lonjong juga ditengarai jadi ciri fisik jika janin yang ada dalam kandungan adalah bayi laki-laki. Apakah betul begitu? Sebenarnya, ibu yang posturnya tinggi, maka bentuk perut otomatis juga jadi lonjong. Jika Anda ingin tahu jenis kelamin janin, tentu harus melalui pemeriksaan USG, bukan dilihat dari bentuk tubuh. Jangan termakan mitos.

Jangan melihat jenis kelamin bayi dari bentuk fisik, seperti daki, bentuk perut, jerawat, dan lain-lain. Perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan hanya bisa dilihat lewat sinar USG. Periksakan ke dokter kandungan secara teratur, setidaknya 1 kali saat hamil. USG berguna untuk mengontrol kesehatan janin, tidak sekedar melihat ia laki-laki atau perempuan.

shares